Monday, April 1, 2019

Kenali Dan Pahami Arti Narasi


Kata Narasi memiliki banyak arti dan banyak digunakan pada cerpen, novel, atau karya sastra lainnya, serta dipakai pula pada drama, teater, atau seni peran lainnya. Kata Narasi berasal dari bahasa latin yakni narrare yg berarti menceritakan suatu peristiwa. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, narasi memiliki arti 1) pengisahan suatu cerita atau kejadian; 2) cerita atau deskripsi suatu kejadian atau peristiwa; kisahan; 3) tema suatu karya seni:-menyajikan sebuah kejadian yg disusun berdasarkan urutan waktu.

Seseorang yg melakukan narasi disebut sebagai narator. Sang narator bisa berasal dari sudut pandang orang pertama, kedua, dan ketiga. Kalimat narasi harus bersifat naratif, ekspresif, dan komunikatif. Intinya, narasi yg dibawakan harus dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti oleh para audience-nya.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Kenali Dan Pahami Arti Narasi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Kenali Dan Pahami Arti Narasi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Konteks Pendidikan Sebagai Proses Komunikasi


Ditinjau dari prosesnya, pendidikan sebagai proses komunikasi yakni bahwa dalam proses tersebut terlibat dua komponen, yakni pengajar sebagai komunikator dan pelajar sebagai komunikan. Di dalam proses belajar mengajar memiliki beberapa tingkatan mulai dari tingkat dasar atau bawah, menengah, dan tingkat atas. Dan pada tingkatan apapun itu, proses komunikasi antara pengajar dan pelajarnya pada hakikatnya sama, tetapi memiliki perbedaan pada jenis pesan dan kualitas  yg disampaikan oleh si pengajar kepada si pelajar.

Di dalam perbedaan antara proses komunikasi dan proses pendidikan itu sendiri, terletak pada tujuan atau efek yg diharapkan. Tujuan komunikasipun bersifat umum, sedangkan tujuan pendidikan bersifat khusus. Lazimnya, tujuan pendidikan adalah meningkatkan pengetahuan seseorang mengenai suatu hal sehingga ia menguasainya. Tujuan pendidikan itupun akan tercapai dengan baik apabila didukung dengan proses yg komunikatif dan terencana.

Pada umumnya, proses pendidikan atau belajar mengajar yg terjadi di kelas dilakukan secara face to face atau tatap muka. Adapun jenis komunikasi yg berlangsung adalah komunikasi kelompok atau group communication, akan tetapi sang pengajar sewaktu-waktu dapat mengubahnya menjadi komunikasi antarpesona yg terjadilah komunikasi dua arah dimana sang pelajar dapat menjadi komunikator ataupun komunikan, dan ini juga berlaku pada si pengajar.

Namun di dalam komunikasi dua arah ini, pelajar dituntut agar aktif memberikan respon, mengemukakan pendapat, ataupun mengajukan pertanyaan baik diminta ataupun tidak diminta. Dan jika si pelajar berlaku pasif dan hanya mendengarkan saja tanpa gairah dan ekspresi atas message yg disampaikan oleh komunikator, maka meskipun komunikasi itu bersifat tatap muka, tetap saja berlangsung satu arah, dan komunikasi itu tidak efektif.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Konteks Pendidikan Sebagai Proses Komunikasi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "ILMU KOMUNIKASI - Teori dan Praktek" penulis. Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A., editor. Tjun Surjaman, Cetakan ke-21, Penerbit. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini


*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Konteks Pendidikan Sebagai Proses Komunikasi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Perubahan Orientasi Pembangunan dan Komunikasi Menurut Voight dan Hanneman


Para ahli komunikasi telah banyak yg menampilkan pemikiran-pemikirannya untuk mengubah orientasi komunikasi yg tidak sesuai dengan pembangunan yg dilancarkan dimana-mana, agar dapat selaras dengan orientasi pembangunan. Berikut pendapat Voight dan Hanneman mengenai perubahan dari orientasi pembangunan dan komunikasi yg lama ke orientasi  pembangunan dan komunikasi yg baru.

(Orientasi pembangunan dan komunikasi yg lama)
  1. Pengawasan secara vertikal (dari atas ke bawah).
  2. Mengandalkan media massa (komunikasi satu arah).
  3. Orientasi propaganda.
  4. Pembangunan berdasarkan sosialisasi palsu.
  5. Orientasi teknis/ekonomis.
  6. Tujuan identitas, integritas dan kesatuan nasional.
  7. Pembangunan yg diberi ciri arahan kultural dan artistik (kadang-kadang sensor).
  8. Pembangunan yang "berorientasikan jawaban".
  9. Pembangunan yg berorientasikan produk.
(Orientasi pembangunan dan komunikasi yg baru)

  1. Pengawasan secara horizontal (menyamping dan dari bawah ke atas).
  2. Mengandalkan layanan antarpribadi (komunikasi dua dan banyak arah).
  3. Orientasi pelayanan.
  4. Pembangunan berdasarkan partisipasi.
  5. Orientasi kebutuhan dan hak manusia.
  6. Tujuan identitas dan solidaritas subnasional (kepentingan etnis dan kelompok)
  7. Pembangunan yg diberi ciri kreativitas kultural dan artistik (kadang-kadang opisisi).
  8. Pembangunan yg berorientasikan permasalahan atau pernyataan.
  9. Pembangunan yg berorientasikan proses.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Perubahan Orientasi Pembangunan dan Komunikasi Menurut Voight dan Hanneman" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "ILMU KOMUNIKASI - Teori dan Praktek" penulis. Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A., editor. Tjun Surjaman, Cetakan ke-21, Penerbit. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini


*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Perubahan Orientasi Pembangunan dan Komunikasi Menurut Voight dan Hanneman" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---