Wednesday, August 8, 2018

Penjabaran Fungsi Pers Berikut Pula Penjelasannya

Image Background provided by Facebook

Di dalam Undang-Undang No. 21 Tahun 1982 yg berbunyi: "Pers mempunyai hak kontrol, kritik dan koreksi yg bersifat konstruktif.", menunjukkan bahwa pers di Indonesia harus mempunyai idealisme yg jelas serta tidak bercampur dengan kepentingan lain yg hanya menjual berita demi mencari keuntungan finansial saja. Adapun idealisme yg melekat pada pers dijabarkan dalam fungsi-fungsinya antara lain sebagai berikut.


1. Fungsi menyiarkan informasi (to inform)
Menyiarkan informasi merupakan fungsi pers yg pertama dan paling utama. Dimana kebutuhan akan pers berarti kebutuhan akan informasi yg terjadi disekitar entah dalam lingkup yg sempit atau luas, serta menjadikannya sebagai sesuatu hal yg berguna bagi khalayak umum untuk mengolahnya kembali atau mentransformasinya ke dalam berbagai macam fungsi di semua segi atau bidang kehidupan lainnya.

2. Fungsi mendidik (to educate)
Pers juga berguna sebagai sarana pendidikan massa melalui berbagai surat kabar dan majalah yg memuat tulisan-tulisan ilmiah atau berisi pengetahuan umum yg penting bagi perkembangan ilmu si pelajar. Selain itu, media massa yg ada juga turut menyertakan berbagai macam karya sastra seperti cerpen, artikel dan lain sebagainya di dalam surat atau majalah yg mereka buat.

3. Fungsi menghibur (to entertain)
Di dalam fungsi yg satu ini, media massa kerap menghadirkan guyonan-guyonan dalam bentuk karikatur, cerita lucu, cerita bergambar dan lain sebagainya, sebagai bentuk hiburan untuk menyeimbangkan atau mengimbangi berita-berita berat atau artikel-artikel berbobot yg disajikan, serta merilekskan pembaca atau juga dapat sebagai bentuk alternatif bagi para pembaca yg memiliki ketertarikan atau interest untuk memilih jenis informasi yg disukainya.

4. Fungsi mempengaruhi (to influence)
Dalam fungsi yg terakhir ini, para pers memegang peranan yg sangat penting di dalam penyelenggaraan pemerintahan ataupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab diatas, pemerintah membentuk sendiri lembaga penyiarannya dan lembaga yg mengawasinya agar dapat melancarkan pelaksanaan pemerintahannya di berbagai segi kehidupan. Namun, bagi pers yg independent dan berbasis swasta, jelas akan membawa kekhawatiran oleh pemerintah, disebabkan masyarakat pada umumnya lebih dan sangat mudah terpengaruh oleh pemberitaan yg ada, tanpa melihat sumber atau kredibilitas dari lembaga atau pers yg menerbitkannya.


Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Penjabaran Fungsi Pers Berikut Pula Penjelasannya" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "ILMU KOMUNIKASI - Teori dan Praktek" penulis. Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A., editor. Tjun Surjaman, Cetakan ke-21, Penerbit. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini


*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Penjabaran Fungsi Pers Berikut Pula Penjelasannya" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

No comments:

Post a Comment

Silahkan Bebas Memasukkan Saran dan Kritik Anda. Terima Kasih