Skip to main content

Kerangka Operasional Atau Operational Framework Dari Komunikasi Pembangunan Menurut Jack Lyle

Image Background provided by Facebook
Di dalam pelaksanaan komunikasi pembangunan, yg terpenting ialah tujuan komunikasi itu sendiri dan tujuan pembangunan itu sendiri, harus selaras dan sesuai dalam pemaknaan dan pengaplikasian keduanya. Tujuan komunikasi yg berkaitan dan selaras dengan tujuan dari pembangunan adalah mengubah sikap, pendapat, dan perilaku yg terjadi pada masyarakat di lingkungannya secara nasional, makro, ataupun lokal.

Berikut adalah pendapat dari Jack Lyle mengenai kerangka operasional pembahasan tentang komunikasi pembangunan.

"Kita menganggap 'pembangunan' sebagai perubahan di dalam suatu masyarakat. Jadi, berdasarkan definisi ini, semua masyarakat adalah masyarakat yg sedang membangun. Untuk pembahasan sekarang ini, barangkali kita harus mengadakan pembatasan yg lebih jauh, bahwa yg kita maksudkan dengan 'pembangunan' adalah program-program yg berencana bagi perubahan yg sengaja diadakan. . . Akan tetapi, apabila kita menerima pengertian 'pembangunan' yg lebih terbatas ini, kita harus menaruh perhatian terhadap hal berikut ini. Program-program tunggal dari suatu perubahan tidak mungkin terpisahkan secara menyeluruh dari gambaran pembangunan yg lebih besar. Program-program tersebut akan menimbulkan 'efek sampingan'. Dalam rangka meningkatkan perilaku sosial yg baru, mungkin kita akan menghadapi nilai-nilai tradisional dan lebih banyak menimbulkan pertentangan daripada kesepakatan".

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Kerangka Operasional Atau Operational Framework Dari Komunikasi Pembangunan Menurut Jack Lyle" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "ILMU KOMUNIKASI - Teori dan Praktek" penulis. Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A., editor. Tjun Surjaman, Cetakan ke-21, Penerbit. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini


*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Kerangka Operasional Atau Operational Framework 
Dari Komunikasi Pembangunan Menurut Jack Lyle" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi Komunikasi Di Masyarakat Menurut Harold D. Lasswell

Menurut sang ahli komunikasi terkenal bernama Harold D. Lasswell, fungsi komunikasi yg terjadi di masyarakat terbagi menjadi tiga, antara lain sebagai berikut: The Surveillance of The Environment; berupa pengamatan atau pemantauan terhadap lingkungan, yakni dengan adanya persebaran komunikasi (informasi dan pesan) pada setiap anggota masyarakat di lingkungan masyarakatnya, menjadikan pemantauan dan pengawasan terhadap lingkungan atas segala sesuatu yg terjadi seperti peringatan bencana, berita ekonomi dan sosial, serta pengumuman-pengumuman penting lainnya dapat dengan mudah dan cepat tersampaikan di telinga masyarakat.Correlation of the components of society in making a response to the environment; berupa adanya penjalinan hubungan di antara komponen-komponen masyarakat di dalam merespon atau melakukan sesuatu terhadap lingkungan secara bersama-sama.Transmission of the social inheritance; berupa adanya pengalihan atau pewarisan sosial (pendidikan, agama, dan budaya,) di lingkungan ma…

Pelajari Perbedaan Media Massa dan Media Nirmassa

Media massa merupakan kata yg sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Media massa adalah media atau sarana penghubung berita atau informasi yg ditujukan kepada sejumlah orang yg relatif banyak serta memiliki jangkauan atau cakupan yg luas. Sejumlah orang yg dimaksud diatas biasa juga disebut sebagai audience (pembaca, pendengar, penonton, atau pemirsa). Adapun yg termasuk dalam kategori media massa antara lain, surat kabar, radio, televisi dan lain sebagainya.

Sedangkan media nirmassa atau juga bisa disebut sebagai media nonmassa, meliputi surat, telepon, telegram, poster, spanduk, dan masih banyak lagi. Melalui penjabaran di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa, perbedaan mendasar antara media massa dan media nirmassa hanyalah terletak pada jumlah target atau audience-nya, serta jangkauan dan cakupan yg berbeda. Media nirmasa hanya menunjukkan berita atau informasinya kepada satu atau sebagian kecil kelompok, Sehingga media nirmassa lebih bersifat pribadi atau private, berbeda …

Pengelompokan Ilmu Menurut Undang-Undang dan Pendapat Para Ahli

Di dalam Undang-Undang Pokok tentang Perguruan Tinggi No. 22 Tahun 1961, menggolongkan ilmu pengetahuan ke dalam empat kelompok yakni: Ilmu agama/kerohanian,Ilmu kebudayaan,Ilmu sosial,Ilmu eksakta dan teknik. Pengelompokkan ilmu di atas, ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. Salah satu dari para ahli yakni Dr. Mohammad Hatta dalam bukunya yg berjudul "Pengantar ke Jalan Ilmu dan Pengetahuan" berpendapat bahwa, pengelompokkan ilmu terbagi atas tiga kelompok antara lain: Ilmu alam (yg terbagi atas teoritika dan praktika),Ilmu sosial (yg terbagi atas teoritika dan praktika),Ilmu kultur. Adapun ahli lain yg juga mengemukakan pendapatnya yakni, H. Endang Saifuddin Anshari, M.A. yg menuliskan penggolongan ilmu ke dalam tiga kelompok yg dimuat dalam bukunya yg berjudul, "Ilmu, Filsafat dan Agama" antara lain sebagai berikut: Ilmu alam (natural science),Ilmu kemasyarakatan (social science),Humaniora (humanities studies). Pendapat Anshari di atas ternyata memiliki kesa…