Monday, December 11, 2017

Definisi Perang Urat Saraf atau Psychological Warfare menurut William E. Daugherty dan Morris Janowitz

Image Background provided by Facebook
Istilah perang urat saraf merupakan istilah yg baru di era milenium ini, namun masih berupa gagasan lama yg telah ada sejak peperangan kuno atau zaman dahulu kala, dimana peperangannya masih mengandalkan jumlah dan kemampuan dari para prajuritnya, berbeda dengan peperangan zaman milenium yg lebih mengedepankan kemajuan teknologi dan persenjataannya.

William E. Daugherty bersama Morris Janowitz di dalam bukunya yg berjudul "A Psychological Warfare Casebook" menyatakan bahwa perang urat saraf dapat didefinisikan sebagai:

"The planned use of propaganda and other actions designed to influence the opinions, emotions, attitudes, and behavior of enemy, neutral, and friendly foreign groups in such a way as to support the accomplishment of national aims and objectives".

Yang diartikan ke dalam Bahasa Indonesia.

"Penggunaan secara berencana propaganda dan kegiatan-kegiatan lainnya yg dirancangkan untuk mempengaruhi pendapat, emosi, sikap, dan perilaku pihak musuh, pihak netral, dan pihak kelompok asing yg bersahabat dalam rangka mendukung pencapaian sasaran dan tujuan nasional".

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Definisi Perang Urat Saraf atau Psychological Warfare menurut William E. Daugherty dan Morris Janowitz" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "ILMU KOMUNIKASI - Teori dan Praktek" penulis. Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy, M.A., editor. Tjun Surjaman, Cetakan ke-21, Penerbit. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2007. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini


*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Definisi Perang Urat Saraf atau Psychological Warfare 
menurut William E. Daugherty dan Morris Janowitz" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

No comments:

Post a Comment

Silahkan Bebas Memasukkan Saran dan Kritik Anda. Terima Kasih