Thursday, June 29, 2017

Barisan Kata Mutiara oleh Para Sastrawan Tentang Semangat, Keberanian, dan Kebebasan dalam Menulis

Image Background provided by Facebook

Dari menulis, memberi kita semangat, keberanian, dan kebebasan dalam hidup kita agar kita dapat merdeka dan menang bertarung melawan keburukan dan keterpurukan dunia. Berikut adalah untaian kata indah nan mempesona dari para sastrawan dunia yg mendedikasikan dirinya untuk selalu menulis, menulis dan menulis.

Dari Pramoedya Ananta Toer, Indonesia, berkata, "Menulis adalah sebuah keberanian."

Dari Jorge Luis Borge, Jerman, berkata, "Menulis adalah ruang kebebasan bagi siapa saja: apa yang ingin ia tulis dan apa pula yang tidak ingin ia tulis."

Dari William Faulkner, Amerika Serikat, berkata, "Jangan pernah takut meningkatkan suara Anda untuk kejujuran dan kebenaran serta kasih sayang terhadap keadilan. Tujuannya? Agar kerakusan tumbang. Jika orang di seluruh dunia melakukan ini, maka akan mengubah suasana bumi."

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Barisan Kata Mutiara oleh Para Sastrawan Tentang Semangat, Keberanian, dan Kebebasan dalam Menulis" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Barisan Kata Mutiara oleh Para Sastrawan Tentang 
Semangat, Keberanian, dan Kebebasan dalam Menulis" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Tuesday, June 27, 2017

Cara Penamaan Judul Pada Buku atau Novel Yg Baik Dan Benar

Cara Penamaan Judul Pada Buku atau Novel Yg Baik Dan Benar


Judul pada buku atau novel merupakan hal yg pertama kali dilihat oleh para pembaca sebelum mereka berniat untuk membelinya. Judul yg menarik merupakan selling point atau faktor penentu bagi para pembaca agar memutuskan untuk membelinya atau tidak. Penamaan judul haruslah bermakna dan memiliki arti yg mendalam serta mewakili isi (intisari) dari keseluruhan buku atau novel. Di dalam pemberian judulpun, tidak perlu menggunakan kata yg panjang dan banyak, cukup 1 sampai 5 kata saja, menggunakan bahasa literer, memiliki makna yg kuat, dan bisa juga menggunakan kata-kata yg mengundang kontroversial atau perdebatan sehingga muncul tanda tanya atau rasa penasaran di antara para pembacanya. Judul yg indah dan memiliki makna yg indah, jelas akan membawa kesan isi buku atau novel yg indah pula. Selain itu, juga dapat dengan mudah diingat di dalam ingatan para pembacanya sebagai salah satu buku atau novel yg paling disukainya.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "[Tips] Cara Penamaan Judul Pada Buku atau Novel Yg Baik Dan Benar" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"[Tips] Cara Penamaan Judul Pada Buku atau Novel Yg Baik Dan Benar" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Monday, June 26, 2017

[Kasus] Penyebab Kebuntuan Dalam Menulis

Image Background provided by Facebook

Kebuntuan dalam menulis dapat dialami oleh penulis pemula maupun penulis senior yg terbilang sudah lama berkecimpung di dunia karya tulis. Akan tetapi penyebab dari kebuntuan yg dialami oleh dua macam penulis diatas sangat berbeda untuk tiap kasusnya. Dalam kasus untuk penulis pemula, biasanya penyebabnya berasal dari wawasan yg kurang (minimnya kosakata), plotting yg kurang mantap dan teratur, ambisi dan motivasi yg kurang, gampang atau mudah terganggu oleh suasana sekitarnya. Sedangkan dalam kasus untuk penulis senior, biasanya penyebabnya berasal dari kondisi fisik yg kurang fit, suasana hati atau mood yg kurang baik, serta kelelahan karena kelamaan duduk. Sangat disarankan kepada penulis untuk berhenti sejenak, beristirahat dan merilekskan tubuh dan pikiran jikalau menemui kebuntuan yg menghambat proses menulis Anda.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "[Kasus] Penyebab Kebuntuan Dalam Menulis" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"[Kasus] Penyebab Kebuntuan Dalam Menulis" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Sunday, June 25, 2017

Menata Latar/Setting Dalam Membuat Novel

Image Background provided by Facebook

Latar atau Setting pada Novel, terbagi menjadi latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Pembuatan atau penataan setting dapat dengan bebas disajikan oleh penulis sesuai dengan imajinasi yg ia peroleh. Akan tetapi, penggunaan setting yg berdasar atau mencontoh dari kehidupan nyata (real world) akan sangat menarik bagi para pembaca seakan-akan mereka melakukan tamasya hanya dari membaca Novel yg ia pegang. Penggabungan atau percampuran keduanya antara setting buatan dengan setting nyata akan menghasilkan pengalaman yg mendebarkan menjelajahi dunia nyata dan dunia fantasi.

Agar lebih mendalami didalam mendeskripsikan latar atau setting, ada baiknya jika penulis berkunjung atau tinggal di lokasi yg maksud selama periode tertentu, akan tetapi meskipun tanpa berkunjung atau melihat langsung lokasi yg dimaksud, kita masih dapat gambaran jelas mengenai setting yg kita cari dengan membaca buku atau referensi lain yg berkaitan dengan setting yg akan diambil. Dan tentu saja, langkah selanjutnya jikalau sudah mendapat inspirasi atau gambaran jelasnya adalah menulis dan merevisi, serta jangan lupa untuk mengevaluasi dan mengeditnya dengan baik dan rapi. Selamat menulis.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Menata Latar/Setting Dalam Membuat Novel" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Menata Latar/Setting Dalam Membuat Novel" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Barisan Kata Mutiara Oleh Para Sastrawan Dunia, Tentang Semangat Dalam Menulis Karya Sastra

Image Background provided by Facebook

Di dalam dunia karya sastra, kita dituntut agar tidak lelah dan bosan-bosannya untuk menghasilkan karya yg bernilai, bermanfaat, dan dikenang oleh masyarakat. Setiap penulis pasti memiliki prinsip atau slogan masing-masing tentang berkarya lewat tulisan. Mari kita lihat sepatah dua patah kata dari para sastrawan dunia yg akan menginspirasi kita agar terus berkarya dan berkarya.
  1. James W. Pennerbaker dari Amerika Serikat, berkata: "Menulis dapat dimulai dari hal-hal sederhana, tentang diri kita. Pada dasarnya, tubuh dan jiwa adalah sumber cerita. Alam semesta dihadirkan untuk membingkainya."
  2. Jalaluddin Rumi dari Persia, berkata: "Jika mawar telah layu dan taman bungapun telah musnah, kemanakah kita mencari harumnya mawar? dalam air mawar.
  3. Sutan Takdir Alisjahbana dari Indonesia, berkata: "Mencari yg baru dan terus mencari yg baru agar jangan seperti pohon pisang, hanya sekali berguna. Saya tidak mau jadi pohon pisang."
Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Barisan Kata Mutiara Oleh Para Sastrawan Dunia, Tentang Semangat Dalam Menulis Karya Sastra" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Barisan Kata Mutiara Oleh Para Sastrawan Dunia, Tentang 
Semangat Dalam Menulis Karya Sastra
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Friday, June 23, 2017

Mendalami Arti Imajinasi

Image Background provided by Facebook

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Imajinasi memiliki dua pengertian, yang pertama imajinasi adalah daya pikir untuk membayangkan (dl angan-angan) atau menciptakan gambar (lukisan, karangan, dsb) kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang, sedangkan yg kedua imajinasi adalah khayalan.

Sistem kerja otak dalam berimajinasi, sama dengan atau menyerupai kemampuan otak dalam mengingat sesuatu hal atau peristiwa yg benar terjadi di masa lampau dan dibuat semacam reka ulang adegannya dalam bentuk khayalan. Tetapi yg membedakan di antara keduanya ialah bahwa imajinasi memiliki kebebasan di dalam membayangkan hal atau peristiwa yg sudah, sedang, atau belum terjadi secara liar dan sesuai keinginan hati tanpa harus memiliki dasar atau logika yg pasti. Dengan berimajinasi kita bisa membangun motivasi atau meningkatkan gairah kita, tanpa perlu melihat atau mengalaminya secara langsung. Namun perlu diingat bahwa imajinasi yg liar dan terlalu bertentangan dengan logika dan aturan yg berlaku dapat menimbulkan stress dan mempengaruhi kestabilan mental dan pikiran Anda.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Mendalami Arti Imajinasi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Mendalami Arti Imajinasi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Dalam Pengerjaan Plotting Novel

Image Background provided by Facebook

Pengerjaan Plotting dalam novel, perlu mencakup elemen-elemen yg menjadi penyusun dalam membuat novel yg dituliskan pada lembaran kertas (konsep) yg akan menjadi panduan dan aturan, agar novel yg dibuat tidak melenceng dari judul, tema, dan genre yg diangkat. Adapun hal-hal yg harus dilakukan di dalam pengerjaannya adalah sebagai berikut:
  1. menuliskan judul, tema. dan genre Novel.
  2. menentukkan setting/latar tempat dan waktu.
  3. menuliskan daftar atau susunan Tokoh secara rinci sifat dan perawakannya. Serta menuliskan status hubungan antar Tokoh yg satu dan lainnya diserta pendapat Tokoh atas Tokoh lainnya.
  4. Menentukkan jenis alur mana (alur maju, mundur, dan campuran) yg akan dipakai.
  5. Menentukkan konflik dan penyelesaiannya.
  6. Menentukkan ending atau akhir cerita dari Novel secara keseluruhan atau per-chapternya.
Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Dalam Pengerjaan Plotting Novel" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Dalam Pengerjaan Plotting Novel" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Mengenal Lebih Jauh Pengertian dan Pengerjaan Plotting Pada Novel

Image Background provided by Facebook

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Plot adalah jalan (alur) cerita (dalam novel, drama, film, dll).Analisa lebih jauhnya, Plot juga dapat diartikan sebagai konsep menyeluruh dari sebuah novel yg menghubungkan tiap-tiap elemen pada novel serta dirancang semenarik mungkin agar memiliki unsur unpredictable and turning point event (peristiwa titik balik dan yg tak terduga) yg akan menjadi selling point paling utama di dalam menarik minat dan rasa penasaran (curious) dari para pembaca. Pengerjaan Plotting sangat memerlukan penalaran dan pengolahan ide. Meskipun karya Novel yg dibuat merupakan perpaduan antara realita dan fiksi atau, sepenuhnya merupakan karangan fiksi, imajinasi dan fantasi, akan tetapi isi novel harus beralasan (memiliki dasar dan logika yg jelas).

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Mengenal Lebih Jauh Pengertian dan Pengerjaan Plotting Pada Novel" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Mengenal Lebih Jauh Pengertian dan Pengerjaan Plotting Pada Novel" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Penerapan 5W+1H Dalam Tahap Awal Pembuatan Novel

Image Background provided by Facebook

Perencanaan atau planning, sangat dibutuhkan dalam pembuatan novel guna menghadirkan karya yg unik dan menarik di hati para pembaca. Dengan menggunakan rumus 5W+1H, kita bisa merancang rencana keseluruhan dari proyek novel yg akan kita kerjakan. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:
  • What (Apa); berupa judul, tema, dan genre apa yg akan diangkat oleh Novelis?
  • Who (Siapa); siapa sajakah yg akan menjadi karakter utama, dan karakter pendukungnya?
  • Where (Dimana); berupa latar tempat, dimana peristiwa dalam novel itu terjadi?
  • When (Kapan); berupa latar waktu, kapan peristiwa dalam novel itu terjadi?
  • Why (Mengapa); berupa motivasi tokoh, apa penyebab dari tindakan yg dilakukan oleh tokoh, yakni apa pemicunya dan apa alasannya?
  • How (Bagaimana); berupa bagaimana penyelesaian konflik dan bagaimana akhir ceritanya?
Dengan menjawab dan menentukkan poin-poin yg ada diatas, kejelasan dan keberhasilan novel akan lebih terjamin dan sukses.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Penerapan 5W+1H Dalam Tahap Awal Pembuatan Novel" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Penerapan 5W+1H Dalam Tahap Awal Pembuatan Novel" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Mengenal Apa Itu Novel

Image Background provided by Facebook

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Novel adalah karangan prosa yg panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang disekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Novelpun juga bisa didefinisikan sebagai suatu karya fiksi panjang yang memiliki setting, narasi, dan dialog serta berisikan konflik dan plot yg unik dan menarik. Untuk novel yg terbilang pendek biasanya hanya terdiri dari 25.000-75.000 kata saja. Sedangkan untuk novel yg terbilang ideal biasanya terdiri dari 75.000-250.000 kata. Dalam satu volume novel biasanya terdiri dari prolog, chapter, dan epilog. Pembuatan novelpun bisa mengambil inspirasi dari cerpen dan mengembangkannya lebih jauh lagi. Karya sastra novelpun terbilang sangat sukses didalam menarik minat pembaca untuk menyukai dan mencintai karya sastra.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Mengenal Apa Itu Novel" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Mengenal Apa Itu Novel" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Daftar Penyair Puisi Dunia Yg Wajib Dibaca

Image Background provided by Facebook

Mengapa kita harus repot-repot membaca puisi yg bukan berasal dari tanah air kita, tetapi berasal dari berbagai negara di penjuru dunia yg memiliki perbedaan bahasa dan budaya dengan negeri kita tercinta ini? Alasannya yakni, demi memperdalam dan memperluas pengetahuan kita akan puisi-puisi yg sudah pasti memiliki berbagai macam perbedaan dan keunikan tersendiri yg perlu kita analisa lebih jauh lagi serta demi mengembangkan karya sastra dalam negeri sendiri. Adapun daftar penyai puisi terkenal yg berasal dari berbagai penjuru dunia dan wajib dibaca adlah sebagi berikut:

Dari Amerika Serikat
  • T.S.Eliot
  • Emily Dickinson
  • Henry David Thoreau
Dari Australia
  • Henry Lawson
  • Henry Kendall
  • Dorothy Mackellar
Dari Eropa
  • Paul Celan
  • Joseph Brodsky
  • Sophia de Melo Breyner
Dari Timur Tengah
  • Adonis
  • Dahlia Ravikovitch
  • Mahmoud Darwish
Dari Asia
  • Bei Dao
  • Taslima Nasrin
  • Shuntaro Tanikawa
Dan masih banyak lagi...

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Daftar Penyair Puisi Dunia Yg Wajib Dibaca" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Daftar Penyair Puisi Dunia Yg Wajib Dibaca" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Produktivitas Puisi, Kunci Sukses Penyair

Image Background provided by Facebook

Produktivitas merupakan istilah yg paling sering dipakai dalam dunia ekonomi dan bisnis. Semakin tinggi produktivitas, maka semakin tinggi pula penjualan dan keuntungan yg diraih. Produktivitas puisi, menuntut penyair agar terus berkarya dan menciptakan puisi tanpa melihat bobot dari puisi yg dibuat. Kualitas memang sangat bernilai dibanding kuantitas. Tetapi kuantitas yg berlimpah dapat mengalahkan kualitas itu sendiri. Jika diantara 10 puisi terdapat 1 puisi yg berkualitas, maka 1 puisi tersebut akan menjadi poin utama sebagai alat promosi dan publikasi puisi agar menjadi terkenal. Sedangkan bagi 9 puisi lainnya, akan menjadi pelengkap koleksi dalam membuat buku kumpulan puisinya. Berusahalah untuk membuat karya puisi di setiap harinya dan jangan lupa juga untuk meningkatkan kualitasnya serta mengikuti tren atau perkembangan terbaru di dunia karya sastra, demi menjadi penyair yg sukses dan dikenang oleh masyarakat.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Produktivitas Puisi, Kunci Sukses Penyair" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Produktivitas Puisi, Kunci Sukses Penyair" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Menganalisis Puisi

Image Background provided by Facebook

Membuat analisis puisi sangat penting buat perkembangan penyair dalam memahami puisi karya orang lain atau karya sendiri. Analisis yg dibuat harus teliti, detil, dan setajam mungkin terhadap karya sendiri maupun karya orang lain. Ambillah contoh puisi dari penyair atau sastrawan yg terkenal. Mulailah menganalisa dan menguraikan tiap-tiap elemen puisi disertai dengan penjelasan dan tanggapan Anda. Baca dan perhatikan pula berbagai analisis dan kritik antar sesama sastrawan dan penyair terkenal. Kenali dan pahamilah puisi yg Anda analisis, agar hasil analisis dan kritik Anda dapat diterima kebenarannya. Dengan menganalisis puisi, kita tidak hanya lebih mengenali dan memahami puisi tersebut, tetapi juga membuat kita lebih mengenali gaya dan kepribadian sang penyairnya.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Menganalisis Puisi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Menganalisis Puisi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Thursday, June 22, 2017

Bereksperimen Dalam Puisi

Image Background provided by Facebook

Kata Eksperimen memiliki arti, percobaan yg bersistem dan berencana, untuk membuktikan kebenaran suatu teori dan lain sebagainya. Dalam hal bereksperimen dalam puisi, kita tidak mencari kebenaran atas puisi atau mencari puisi yg masterpiece. Sebab setiap penyair dan pembaca memiliki gaya dan selera tersendiri dalam puisi. Untuk bereksperimen dalam puisi, kita dituntut agar terus berkarya menulis puisi bebas dan mengarsipkannya, mencoba untuk mengubah jumlah bait dan baris, mengubah ritme dan akhiran, serta membuat puisi dalam bahasa asing. Hal diatas akan menjadikan kita menemukan gaya dan selera puisi yg sesuai dengan kepribadian kita. Dan janganlah lupa untuk terus menggarap puisi Anda sampai membuahkan karya sastra yg brilian.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Bereksperimen Dalam Puisi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Bereksperimen Dalam Puisi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Urutan Dalam Pembuatan Puisi

Image Background provided by Facebook

Adapun urutan di dalam pembuatan puisi adalah sebagai berikut:
  1. Menentukan judul puisi. Ada baiknya judul tidak terlalu panjang atau hanya terdiri dari beberapa kata saja, tetapi mewakili makna dan arti dari keseluruhan isi puisi.
  2. Menentukan jumlah bait dan baris kalimat pada tiap bait. Misalnya satu puisi terdiri dari 3 bait, yg tiap baitnya terdiri dari 4-5 baris kalimat. Serta ada baiknya, tiap baris kalimat memiliki jumlah kata yg sama sehingga ritme puisinya teratur.
  3. Melakukan pemilihan kata. Ada baiknya, pemilihan kata berasal dari bahasa literer serta tiap kata dan kalimatnya saling berketerkaitan satu dengan lainnya.
  4. Membaca berulang-ulang tiap bait puisi, sampai menemukan ritme yg tepat dan isi yg sesuai dengan judul puisi.
  5. Mengoreksi kembali seluruh bagian puisi dengan cermat dan teliti mengenai penulisan, tanda baca, dan kesesuaian judul dengan isinya.
  6. Mendokumentasikan dan mengarsipkan hasil puisi yg telah dibuat.
Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Urutan Dalam Pembuatan Puisi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Urutan Dalam Pembuatan Puisi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Mencari Inspirasi Untuk Puisi

Image Background provided by Facebook

Menulis puisi sama halnya dengan melukis atau membuat suatu karya seni yg memerlukan inspirasi sebagai pemicu dan pemberi makna pada karya seni yg dibuat. Menemukan inspirasi tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, bahkan dalam mimpipun kita bisa mendapatkannya. Namun terkadang banyak orang berpendapat bahwa sulit untuk mencari inspirasi. Memang terkadang inspirasi itu datang secara tiba-tiba. Tetapi ada cara untuk mendapatkan inspirasi untuk puisi dengan mudah. Yakni dengan terlebih dahulu menentukan topik atau tema dari puisi yg akan dibuat. Kemudian menjabarkan kata kunci yg berkaitan dengan tema puisi yg dimaksud. Lalu melakukan observasi lapangan dan/atau mengamati obyek yg berkaitan dengan puisi yg dimaksud. Dan puisi yg indah bukan berasal dari inspirasi yg dadakan, tetapi berasal dari pengamatan dan pendalaman jiwa dan pikiran dari sang penyair.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Mencari Inspirasi Untuk Puisi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Mencari Inspirasi Untuk Puisi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---

Pemilihan Kata-Kata dalam Puisi

Image Background provided by Facebook

Dalam setiap kata yg terdapat dalam puisi, memiliki makna yg mendalam dan arti yg luas, sehingga kata-kata tersebut terbilang kreatif dan mempunyai nilai seni tersendiri. Terlebih lagi jika kata-kata tersebut dapat menciptakan puisi yg menyentuh hati dan jiwa para pembacanya. Menggunakan kata-kata yg secara umum sering dipakai oleh orang banyak dalam kehidupan sehari-hari, akan menimbulkan kesan membosankan dan terbilang biasa-biasa saja. Mengganti kata-kata yg secara umum diatas dengan kata-kata baku yg bersifat literer atau dengan berbagai sinonim dan metafora, jelas akan lebih menimbulkan efek penghayatan yg mendalam dan rasa ingin tahu akan makna yg terkandung dalam puisi. Sehingga puisi yg telah dibuat dengan susah payah dan segenap perasaan oleh sang penyair, dapat diterima dan diapresiasi oleh para pembacanya.

Sekian dan Terima Kasih telah membaca artikel "Pemilihan Kata-Kata dalam Puisi" ini.
Salam...

Sumber Referensi & Inspirasi:
Buku berjudul "Seni Menulis Sastra Hijau bersama Perhutani" penulis. Naning Pranoto, dkk, editor. Sides Sudyarto DS, Cetakan Pertama, Penerbit. PERHUTANI, Jakarta, 2013. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang.

Artikel Terkait:
Baca Juga:
Lihat Semua Artikel Disini

*Mohon Maaf jika ada kesalahan kata dan penulisan pada artikel
"Pemilihan Kata-Kata dalam Puisi" ini.
Dan Jangan Lupa Juga Untuk Memberi Tanggapan dan Komentar Anda Dibawah Ini.
---"TERIMA KASIH"---